Posts

Cloudy

Waktu Hujan Turun, Cinta Tumpah di Hatiku Cloud(y)

Jadi Beginilah Adanya..

Welcome February... :) Ga terasa, Udah nyampe aja di bulan februari.. Yuk mari, saya sambung lagi curhatan kemarin di http://far-diz.blogspot.com/2012/12/im-okay-today-ill-be-okay-tomorrow.html . Yak, 30 Januari 2013 ternyata saya sudah menikmati ritme kehidupan baru di Kabupaten Agam, menjadi seorang pekerja, menjadi seorang pegawai. Mungkin emang begini kali ya caranya hidup memberikan pelajaran kepada setiap manusia. Rencana hidup ada di tangan kita, namun pelaksanaan hidup sama sekali di luar jangkauan kita. Udah lewat 2 hari dari tanggal di atas. Saya udah nyampe aja di hitungan 1 Februari 2013 , begitu banyak cerita, begitu banyak kisah.

Let it be me

Image

I'm Okay Today, I'll Be Okay Tomorrow

Benar kata pepatan bahwa kita ga tau apa yang akan terjadi esok hari. That is what happen in my life . Kalo diitung-itung pake tanggalan, beginilah kronologinya. 30 September 2012 : Hari minggu dua bulan yang lalu, saya masih seorang pegawai magang yang ga tau kapan akan diangkat jadi pegawai. Sibuk pergi magang, dan ga sibuk nyampai di kantor..hehe Penempatan masih jadi isu yang hangat diantara teman-teman. Jadilah menjalani hidup apa adanya, tanpa arah, tanpa ada timeline . 30 November 2012 : Hari selasa. Tadaaaaa... Tiba-tiba saja, saya udah ada di Graha Insan Cita, Kelapa Dua, Depok buat melaksanakan diklat prajabatan golongan III. Sebagai info, per 1 nov 2012, akhirnya saya resmi diangkat menjadi cpns.  Menjalani hidup di asrama, jadwal makan dan jadwal diklat yang diatur sedemikian rupa. Provinsi penempatan dan kabupaten penempatan udah dikasih tau sebelumnya. Tenanglah saya di GIC sebagai salah seorang peserta diklat dari Provinsi Sumatera Barat. Masih santai-santai men...

Hope

Bersama dia, aku berharap besar , berpikir besar , tanpa rasa kecil hati karena aku kecil . Semua orang bisa menjadi besar , itu kepastian yang dia janjikan. Juhwari Hasibuan

Yang Mana Rumahku?

Akhir-akhir ini aku sering rindu pulang, aku rindu rumahku nan ada di seberang pulau. Padahal berkali-kali kau yakinkan aku bahwa kamu adalah rumahku di sini.. Aku diam, lalu tersenyum.. 'Sayang, Belum, Karena kamu belum utuh menjadi rumahku, belum menjadi tujuanku pulang'

Non Border

Jika Hidup Tak Lagi Berorientasi Jarak dan Waktu, Mungkin Kita Mampu Menggali Makna Hidup Lebih Dalam.